Jawa Tengah Peringkat Tiga Nasional
Berdasarkan data Situasi Tuberkulosis Indonesia Tahun 2025, Jawa Tengah menempati peringkat ketiga provinsi dengan kasus TB paru terbanyak di Indonesia (105.428 kasus), berada di bawah Jawa Barat (150.000 kasus) dan Jawa Timur (120.000 kasus).
Sementara itu, peta sebaran kasus aktif di Jawa Tengah pada tahun 2026 menunjukkan lima wilayah dengan angka tertinggi:
Kabupaten Brebes: 8.291 kasus
Kabupaten Banyumas: 7.517 kasus
Kabupaten Tegal: 6.750 kasus
Kota Semarang: 6.390 kasus
Kabupaten Cilacap: 6.261 kasus
Langkah Konkret di Lapangan
Sebagai strategi penanganan, Polda Jateng mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai petugas pelacak (tracer) di lapangan. Para personel dibekali pelatihan khusus untuk melakukan tracing terhadap orang-orang terdekat penderita TB paru.
Selain itu, keseriusan program ini ditandai dengan sejumlah fasilitas penunjang, seperti:
Penerbitan dan distribusi buku saku pedoman Bhabinkamtibmas Tracer TB.
Penyediaan KIT TB Paru.
Pengoperasian armada mobil dan motor khusus untuk menjemput pasien TB guna mempermudah akses ke fasilitas kesehatan.
