Tekan Kasus Tertinggi Ketiga Provinsi Jawa Tengah, Polda Jateng Kerahkan Bhabinkamtibmas Jadi ‘Tracer’ TB Paru

Berita, Jawa Tengah13 Dilihat

Jawa Tengah Peringkat Tiga Nasional

Berdasarkan data Situasi Tuberkulosis Indonesia Tahun 2025, Jawa Tengah menempati peringkat ketiga provinsi dengan kasus TB paru terbanyak di Indonesia (105.428 kasus), berada di bawah Jawa Barat (150.000 kasus) dan Jawa Timur (120.000 kasus).

Sementara itu, peta sebaran kasus aktif di Jawa Tengah pada tahun 2026 menunjukkan lima wilayah dengan angka tertinggi:

Baca Juga :  Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Terbongkar, Kemenag Jepara dan Polres Tegaskan Langkah Penindakan dan Pencegahan

Kabupaten Brebes: 8.291 kasus

Kabupaten Banyumas: 7.517 kasus

Kabupaten Tegal: 6.750 kasus

Kota Semarang: 6.390 kasus

Kabupaten Cilacap: 6.261 kasus

Langkah Konkret di Lapangan

Sebagai strategi penanganan, Polda Jateng mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai petugas pelacak (tracer) di lapangan. Para personel dibekali pelatihan khusus untuk melakukan tracing terhadap orang-orang terdekat penderita TB paru.

Baca Juga :  Polres Musi Rawas Hadirkan Sumur Bor di Masjid Muhajirin, Wujud Nyata Pengabdian HUT Bhayangkara ke-80

Selain itu, keseriusan program ini ditandai dengan sejumlah fasilitas penunjang, seperti:

Penerbitan dan distribusi buku saku pedoman Bhabinkamtibmas Tracer TB.

Penyediaan KIT TB Paru.

Pengoperasian armada mobil dan motor khusus untuk menjemput pasien TB guna mempermudah akses ke fasilitas kesehatan.