“Ini bukti kecil Muslimat NU OKU cinta kepada negeri, ingin ikut andil dalam memajukan OKU tercinta,” ungkapnya.
Festival ini berhasil menarik perhatian 40 grup peserta dari berbagai penjuru Kabupaten OKU. Bahkan, ada juga peserta yang datang dari kabupaten tetangga, Ogan Ilir, seperti yang disampaikan Hikmatul di hadapan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel serta Kabag Kesra OKU, H. Jauhari.
Mendorong Kreativitas dan Pendidikan Karakter
Kabag Kesra Setda OKU, H. Jauhari, mewakili Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, menyampaikan bahwa FSBI adalah wujud nyata semangat kreatif untuk menghidupkan nilai-nilai Islam melalui seni yang mendidik.
“Acara ini menjadi jembatan pemersatu generasi. Kegiatan seperti ini bukan sekadar tentang kompetisi, tapi lebih kepada pendidikan karakter, dan menjadi ruang gerak anak muda agar lebih mencintai nilai-nilai Islam,” tegasnya.
Pembukaan FSBI turut dihadiri oleh perwakilan dari Polres OKU, jajaran OPD, serta Pengurus NU dan Muslimat NU Kabupaten OKU.(***)
