“Pemudik harus nyaman, pemudik harus selamat, dan kita bertanggung jawab bersama untuk menyiapkan itu semua,” ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga dan menginstruksikan jajaran untuk memetakan titik rawan kemacetan, menyusun skema rekayasa lalu lintas yang fleksibel, serta meningkatkan pelayanan di rest area.
Peninjauan ini dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda, antara lain Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., serta instansi terkait seperti Dinas PU Bina Marga, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan pengelola tol. Kapolda juga didampingi oleh pejabat utama Polda Sumsel seperti Karo Ops Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, Dir Lantas Kombes Pol. Maesa Soegriwo, dan Kabid Humas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
Kehadiran berbagai pihak menunjukkan sinergi lintas sektor yang kuat dalam mempersiapkan jalur mudik. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pengecekan ini merupakan bagian dari persiapan terstruktur Operasi Ketupat 2026.
