“Kami menuntut agar perusahaan mengutamakan tenaga kerja lokal dan memenuhi komitmen untuk membangun infrastruktur di lingkungan sekitar, sebagaimana pernah disampaikan dalam audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Jepara,” tegas salah satu orator.
Aksi Terorganisir dan Pengawalan Ketat
Unjuk rasa ini dipimpin oleh Ketua Organisasi Masyarakat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) Jepara, Supriyo Handono, didampingi oleh Tri Hutomo selaku kuasa hukum warga dari dua desa tersebut. Aksi berlangsung tertib dan damai di depan pintu masuk utama PT HWI yang berlokasi di kawasan industri Desa Banyuputih. Puluhan personel Polres Jepara turut mengawal ketat jalannya aksi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Warga menyampaikan orasi secara bergantian sambil membawa berbagai spanduk yang berisi tuntutan mereka. Mereka berharap manajemen PT HWI bersedia membuka ruang dialog dan merespons aspirasi yang disampaikan.
Hingga berita ini diturunkan menjelang siang, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT HWI terkait aksi unjuk rasa tersebut. (Sus)
