NR kini menghadapi proses hukum yang serius atas perbuatannya. Polisi masih terus mendalami motif serta mengumpulkan bukti-bukti tambahan. Menurut ahli kesehatan anak, konsumsi obat-obatan yang tidak sesuai dosis dapat menyebabkan kerusakan organ pada bayi, seperti hati dan ginjal, serta gangguan pertumbuhan.
Kepolisian dan Dinas Sosial juga melakukan pendampingan terhadap korban dan keluarganya untuk mengatasi trauma yang dialami pasca kejadian ini. Diharapkan kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih pengasuh anak dan selalu memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan buah hati.
Kasus bayi dicekoki obat penggemuk oleh baby sitter ini menggambarkan betapa pentingnya pengawasan orang tua terhadap pengasuh anak. Masyarakat diimbau untuk lebih teliti dalam memilih tenaga pengasuh dan selalu memantau kondisi kesehatan anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.(***)
