Ancam Cabut Bantuan Pangan, Oknum Kades Diduga Intimidasi Warga

Berita, Nasional, OKU, Sumsel335 Dilihat

Baturaja,transnewss.com   –  Barisan Pemantau Pemilu Sumatera Selatan (BP2SS) menekankan kepada para pemangku kepentingan mulai dari level atas hingga level paling bawah untuk menghentikan hal yang dianggap lazim atau yang masih awet dalam setiap pelaksanaan demokrasi lokal (Pilkada), yakni menggunakan cara-cara ‘preman’ untuk memenangkan pertarungan.

Yang dimaksud hal lazim cara preman ini, dijelaskan Hifzin selaku aktivis BP2SS Divisi Teknis dan Fasilitasi Pemilu, adalah dengan melakukan intimidasi terhadap masyarakat terutama masyarakat pinggiran untuk memilih pasangan calon tertentu.

Baca Juga :  Iming-Iming Untung Besar Berujung Pidana: Polres Prabumulih Ringkus Terduga Pelaku Penipuan Rp620 Juta

Hal ini terus diingatkan BP2SS, lantaran pihaknya sampai saat ini masih saja menerima laporan masyarakat terkait hal tersebut.

Terbaru, BP2SS mendapat laporan adanya oknum Kepala Desa (Kades) Belimbing Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yang ditengarai melakukan intimidasi kepada masyarakat di desanya dan di Kandang Macan, yang dianggap tak searah dengannya.

Baca Juga :  Cegah Kebakaran Saat Cuaca Ekstrem, Wali Kota Prabumulih H. Arlan Buka Sekolah Lapang Iklim BMKG

“Ada warga Belimbing dan Kandang Macan yang mendapat perlakuan tidak nyaman mengarah intimidasi dari oknum Kades. Dan itu dilaporkan kepada kami,” beber Zen, panggilan akrab Hifzin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *