Magelang,transnewss.com – Saat aroma kemenyan memenuhi aula kuno kuil Hok An Kiong di Muntilan, para penyembah berkumpul untuk melakukan tradisi yang sudah lama ada: pembersihan patung-patung dewa. Dengan sapuan lembut kuas, mereka dengan hati-hati membersihkan lapisan debu, memperlihatkan warna-warna cemerlang di bawahnya. Ritual yang sangat teliti ini lebih dari sekadar tugas; ini adalah tindakan penghormatan yang mendalam. Dengan membuang kotoran, para penyembah secara simbolis membersihkan ruang spiritual dan mengundang berkah untuk tahun yang akan datang.
Nia, anggota jemaat yang sudah lama, menjelaskan, “Membersihkan patung terasa seperti tugas suci. Ini adalah cara bagi kami untuk terhubung dengan para leluhur dan mencari bimbingan mereka untuk tahun yang baru.” Kuil Hok An Kiong, yang akarnya sudah ada sejak [tahun], telah menjadi jangkar spiritual bagi masyarakat Tionghoa setempat. Tradisi membersihkan patung dewa telah diwariskan dari generasi ke generasi, yang melambangkan keberlanjutan dan pembaruan.
