Teknologi Penggilingan Gabah Dongkrak Kualitas dan Harga Beras Sawangan

Jawa Tengah143 Dilihat

Magelang, transnewss.com – Petani di Kecamatan Sawangan kini menikmati peningkatan kualitas panen berkat adopsi teknologi penggilingan gabah. Langkah ini mendongkrak harga jual dengan menghasilkan beras premium.

Koperasi Produsen Gatos Bumi Jawi menjadi pionir dengan menerapkan teknologi pengeringan gabah vertikal di unit penggilingan padinya. Ketua koperasi, Handono, menjelaskan bahwa metode ini jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan pengeringan manual yang bergantung pada cuaca.

Baca Juga :  Di Bawah Kepemimpinan Joko Prakoso, Tradisi Sedekah Bumi Desa Banyu Putih Berlangsung Meriah dan Penuh Makna  

Penggunaan teknologi ini terbukti signifikan dalam menekan angka kerusakan beras. “Jumlah beras yang rusak bisa dikurangi drastis, sehingga nilai jualnya lebih tinggi karena menghasilkan lebih banyak beras kepala,” ungkap Handono. Bahkan, menir (beras patah) hanya tersisa sekitar 5 persen dari total produksi.

Hasilnya, beras organik mentik wangi susu mampu dipasarkan dengan harga Rp21.000 per kilogram, jauh lebih tinggi dari beras non-organik jenis IR 64 yang berkisar antara Rp13.500 hingga Rp14.000 per kilogram. Koperasi ini juga rutin memasok beras merah ke berbagai kota besar dan pasar lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *