Bupati Pati Mundur Setelah Aksi Demonstrasi Ricuh, DPRD Bentuk Pansus Pemakzulan

Uncategorized112 Dilihat

Pati, transnewss.com  – Bupati Pati, Sudewo, menyatakan pengunduran dirinya pada Rabu, 13 Agustus 2025, menyusul aksi demonstrasi besar-besaran yang berujung ricuh di depan kantor DPRD Pati. Aksi ini dipicu oleh kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang sempat dibatalkan, namun telah memicu kemarahan publik.

 

 

Sebelumnya, pada 9 Agustus 2025, Pemerintah Kabupaten Pati memang telah membatalkan kebijakan kenaikan PBB P2. Masyarakat yang sudah telanjur membayar lebih akan menerima pengembalian dana, yang teknisnya akan diatur oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, kecamatan, dan desa. Dokumen pembatalan ini juga ditandatangani langsung oleh Bupati Sudewo.

 

 

Namun, pembatalan tersebut tidak meredam kemarahan warga. Aksi demonstrasi pada 13 Agustus 2025 berubah menjadi bentrokan setelah aparat penegak hukum (APH) menembakkan gas air mata. Situasi memanas dan kericuhan tak terhindarkan, menyebabkan banyak korban dari pihak APH, masyarakat, dan bahkan jurnalis. Setidaknya 40 orang dilaporkan menjadi korban, dengan rincian 31 orang dirawat di RS Soewondo, 3 orang di KSH, 3 orang di Puskesmas Pati 1, 2 orang di Klinik Marga Husada, dan 1 orang di PMI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *