“Keberhasilan pengembangan Sumur LBK-031 membuktikan bahwa lapangan yang sudah beroperasi lama masih menyimpan potensi besar untuk terus dikembangkan melalui inovasi, teknologi, dan optimalisasi yang berkelanjutan,” ujar General Manager Zona 4, Djudjuwanto.
Pengembangan sumur ini didukung inovasi teknis berupa Pemetaan Stratigrafi Resolusi Tinggi, yaitu metode pemetaan lapisan batuan bawah permukaan secara lebih rinci untuk melacak potensi hidrokarbon pada endapan awal pembentukan cekungan di atas batuan dasar. Teknik ini memungkinkan penentuan titik pengeboran yang jauh lebih akurat sehingga meningkatkan peluang keberhasilan.
Seluruh rangkaian pekerjaan pengeboran LBK-031 berjalan aman tanpa catatan kecelakaan kerja. Penerapan disiplin tinggi pada aspek Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (HSSE) serta keunggulan operasional menjadi landasan utama pelaksanaan kegiatan.
Sumur ini merupakan sumur infill kelima yang berhasil dikembangkan tim Perencanaan Pengembangan dan Bawah Permukaan (SSDP) Zona 4 pasca penemuan sumur LKT-01, yang lokasinya berada di antara Struktur Lembak dan Tapus.
