Pihak BPBD juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi sumur tua atau lubang-lubang berbahaya di sekitar tempat tinggal. “Penutup sumur yang tidak kokoh dapat menjadi jebakan mematikan, terutama bagi anak-anak,” tambah Arwin.
Luka Kolektif dan Renungan Bersama
Tragedi ini tidak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi luka kolektif bagi warga Desa Singorojo. Sosok kecil Abdi, yang dikenal ceria dan aktif bermain, kini hanya tinggal kenangan bagi keluarganya.
Semoga kejadian memilukan ini menjadi pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya keamanan lingkungan, terutama demi melindungi generasi penerus bangsa.
Jenazah Abdi Bhayangkara telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan dengan layak pada malam itu juga. Semoga keluarga diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
Sumber: Laporan ini disusun berdasarkan informasi resmi dari BPBD Kabupaten Jepara.
(sus/J)
