Penemuan dan Kondisi Makam
Kepala Desa Mataram, Hendi Muktar, menjelaskan bahwa dugaan pembongkaran makam tersebut pertama kali ditemukan oleh dua warga, Danang dan Bima, saat berziarah pada pagi hari. Danang menuturkan, ia melihat tanah makam berserakan dan menemukan adanya galian di bagian kepala makam kakeknya, Wagiyo, sekitar pukul 07.30 WIB. Setelah memastikan kejanggalan itu, ia segera memberitahu pihak keluarga.
Nabila, anak kandung almarhum Wagiyo, membenarkan adanya galian sedalam sekitar 50 cm di makam ayahnya, namun galian tersebut belum mencapai posisi jenazah. Almarhum Wagiyo diketahui meninggal pada 22 Oktober 2025 di usia 78 tahun.
Juru kunci TPU menerangkan bahwa pada Minggu (7/12/2025) sore, kondisi makam masih normal. Oleh karena itu, peristiwa pembongkaran makam tersebut diduga kuat terjadi pada malam hari.
Sebagai langkah antisipatif, Polsek Tugumulyo kini meningkatkan kegiatan patroli di area pemakaman. Perbaikan gundukan tanah makam telah dilakukan bersama masyarakat setempat.(yan)
