Dalam sambutannya, Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas loyalitas dan pengabdian tulus keempat purnawirawan. Beliau menegaskan bahwa perjalanan karir puluhan tahun ini merupakan sebuah perjuangan panjang yang penuh tantangan dan pengorbanan waktu, tenaga, serta pikiran.
“Kegiatan wisuda ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan wujud nyata penghormatan institusi kepada para purnawirawan yang telah berjasa besar bagi Polri,” ujar Kapolres OKU.
Suasana haru semakin memuncak saat Kapolres menyerahkan plakat penghargaan, bingkisan, serta dukungan motivasi secara simbolis. Pemberian tersebut disambut tepuk tangan meriah dan tatapan mata berkaca-kaca dari rekan-rekan sejawat yang hadir. Kapolres juga berpesan agar para purnawirawan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri dan terus berkontribusi positif di lingkungan masyarakat.
Tradisi Pedang Pora yang Mengharu Biru
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, tradisi Pedang Pora digelar untuk mengantar rombongan purnawirawan meninggalkan Mako Polres OKU. Terowongan pedang yang megah menjadi simbol perlindungan, doa restu, dan harapan agar para senior selalu diberikan kesehatan serta kebahagiaan bersama keluarga dalam memulai babak baru kehidupan.
