Sumur pertama, TLJ-261 terletak di antara Struktur Talang Jimar Tengah dan Struktur Prabumulih Barat. Sumur ini tajak pada 20 April 2026 dan komplesi sumur selesai pada 27 Mei 2026. Uji alir awal atau initial flow test dilakukan pada 27 Mei 2026 dan menunjukkan potensi produksi sumur tersebut mencapai 3.176,8 barel minyak per hari (BOPD) dan 1,5 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) pada kondisi dialirkan bebas tanpa hambatan (open flow).
Sumur TLJ-261 akan diproduksikan dengan pengontrol laju aliran bukaan 9 mm sehingga produksi regular yang berjalan sebesar 707 BOPD. Laju produksi tersebut disesuaikan dengan strategi pengelolaan reservoir guna menjaga keberlanjutan produksi dan kinerja sumur secara optimal setelah pelaksanaan initial flow test.
Keberhasilan di Sumur TLJ-261 membuka peluang bagi PEP Zona 4 untuk melanjutkan pengembangan lapangan di area kompartemen Talang Jimar Barat. Optimisme tersebut bersamaan dengan keberhasilan pengembangan Sumur GNK-113 yang juga berada di wilayah PEP Prabumulih Field, tepatnya di Struktur Gunung Kemala sektor III.
