Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah, hingga para pemangku kepentingan lainnya—untuk bersinergi demi Indonesia Emas 2045. “Marilah kita jadikan Dharma Santi ini sebagai sarana mempererat dan memperkuat solidaritas, serta meningkatkan komitmen bersama demi kemajuan daerah dan bangsa,” serunya.
Dharma Santi Diikuti Ribuan Umat Hindu
Ketua Panitia Dharma Santi Banten 2025, Apsari Dewi, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 1.422 umat Hindu dari delapan kota dan kabupaten di Provinsi Banten. Ia menjelaskan bahwa tema “Manawasewa, Madawasewa” bermakna pengabdian dan pelayanan kepada sesama manusia.
Apsari Dewi merinci, Dharma Santi Banten 2025 diwujudkan melalui serangkaian kegiatan bakti sosial oleh umat Hindu di Provinsi Banten. Tujuan dari kegiatan ini adalah memanusiakan manusia dan mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) umat Hindu agar unggul, berkualitas, mandiri, maju, dan sejahtera.
“Konsep ini sesuai bagi kami umat Hindu dalam mendukung visi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, guna memajukan Indonesia menjadi negara yang maju, berdaulat, dan sejahtera,” katanya.
