“Saya mengunjungi BNPB agar Kemenko PMK bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya, menavigasi, mengoordinasikan, juga saling membantu antara kementerian/lembaga satu dengan kementerian/lembaga lain dalam rangka untuk menjalankan tugasnya,” kata Pratikno di kantor BNPB, Jakarta Timur.
“Karena penanganan bencana ini, cakupannya tidak hanya dilakukan oleh Kemenko PMK, tetapi juga oleh kementerian lain di luar Kemenko PMK, misalnya infrastruktur di Kementerian PU, edukasi, terus kesiapsiagaan di daerah,” ucapnya.
Pratikno juga menjelaskan pentingnya BNPB dalam meningkatkan kemampuan memitigasi bencana serta pengurangan risiko bencana. Dia menilai Indonesia salah satu negara yang rawan bencana.
“Kita harus selalu siap siaga, tadi kita mendiskusikan, me-review, bagaimana untuk terus menjaga meningkatkan kemampuan BNPB dalam mencegah dan mengantisipasi bencana, selalu siap siaga,” ucapnya. (***)
