IPA Convex 2026: PHR Unggulkan Operasional dan Inovasi Guna Dorong Pencapaian Produksi Regional 1 Sumatra  

Berita, Nasional201 Dilihat

Pengembangan MNK menjadi salah satu strategi utama PHR yang dinilai berpotensi mengubah lanskap industri, memperkuat portofolio usaha Pertamina di masa depan, sekaligus menjaga ketahanan energi di tengah tantangan yang dihadapi lapangan migas konvensional yang sudah menua.

Dalam ajang tahun ini, PHR juga turut berkontribusi dalam sesi diskusi bertema Best Practices in Mature Field Management: Sustaining Production and Ensuring Energy Security. Hadir sebagai pembicara utama, General Manager Zona Rokan Andre Wijanarko memaparkan strategi menjaga produktivitas lapangan tua melalui penerapan teknologi canggih dan sistem manajemen yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Sinergi Brimob Polda Jateng dan Masyarakat Kendal, Sukses Panen Raya 8 Ton Jagung untuk Ketahanan Pangan

Sesi tersebut mengulas secara mendalam pengelolaan reservoir di Zona Rokan, yang merupakan wilayah operasi darat terbesar di Indonesia dengan lebih dari 115 lapangan dan 12.600 sumur. Saat ini, wilayah ini menghasilkan sekitar 151 ribu barel minyak per hari dan 33 MMSCFD gas, dengan metode pengambilan yang terus dikembangkan mulai dari primer, sekunder, hingga tersier.