Ke depannya, Blok Rokan akan terus dikembangkan melalui berbagai upaya seperti survei seismik 3D, pengaktifan kembali sumur yang tidak beroperasi, perluasan metode injeksi air dan uap, serta penerapan inovasi digital berbasis kecerdasan buatan. Hal ini membuktikan bahwa dengan manajemen yang disiplin dan dukungan teknologi mutakhir, lapangan tua masih memiliki potensi besar untuk mendukung pemenuhan energi nasional.
Selain menjadi pembicara utama, tim PHR Regional 1 Sumatra juga berpartisipasi dalam 13 sesi lain berupa pemaparan materi, pameran poster, dan lokakarya teknis. Partisipasi ini menjadi wujud nyata komitmen PHR dalam berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi kepada komunitas migas di tingkat nasional maupun internasional.
Tidak hanya itu, momen IPA Convex 2026 juga menjadi saksi penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas antara PT Pertamina EP dan PT Pertamina Hulu Rokan. Melalui perjanjian ini, PHR akan membeli pasokan gas yang nantinya digunakan untuk mendukung kelancaran operasional produksi di Wilayah Kerja Rokan.
