Pada pelaksanaan peringatan tahun ini, Polda Jawa Tengah menugaskan sebanyak 1.133 orang personel yang berasal dari jajaran Polda dan dibantu oleh petugas dari beberapa Kepolisian Resor. Selain itu, operasi pengamanan juga didukung oleh 360 orang anggota Tentara Nasional Indonesia dari Komando Distrik Militer Kota Semarang. Seluruh petugas ditempatkan di titik-titik penyelenggaraan kegiatan serta lokasi yang memiliki nilai penting, seperti stasiun pengisian bahan bakar umum dan tempat strategis lainnya.
Sebagai bagian dari pendekatan yang bersifat membujuk dan berkomunikasi, Tim Polwan Negosiator juga ditugaskan untuk menjadi garda terdepan dalam berinteraksi dengan peserta kegiatan dengan cara yang penuh perhatian dan mengutamakan dialog.
Melalui seluruh langkah persiapan dan penugasan yang dilakukan, Kapolda berharap seluruh rangkaian peringatan Hari Buruh di wilayah Jawa Tengah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kehormatan. Hal ini sekaligus menjadi bukti kesungguhan kepolisian dalam memberikan pelayanan yang berperikemanusiaan serta menjunjung tinggi integritas dalam bertugas kepada masyarakat.
