Kapolres juga menekankan pentingnya program ketahanan pangan yang harus terus diperkuat, dengan fokus pada penanaman jagung, singkong, ketela, buah -buahan dan sayuran atau tanaman sejenisnya sebagai salah satu langkah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan. “Ketahanan pangan adalah dasar yang perlu diperkuat agar kita siap menghadapi situasi darurat,” katanya. Kapolres menginstruksikan agar Bhabinkamtibmas secara aktif mensosialisasikan dan berkerjasama terkait program ini dengan masyarakat di wilayah binaannya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan seluruh anggota untuk menggunakan senjata api dinas sesuai prosedur yang berlaku. “Penggunaan senjata api bukanlah keharusan. Hanya personel yang memenuhi syarat psikologis dan mendapatkan pelatihan serta evaluasi yang dapat menggunakannya,” tegasnya.
Bahkan komunikasi yang efektif di lingkungan kepolisian Ia tekankan masalah tidak boleh dipendam dan setiap personel harus memanfaatkan saluran komunikasi yang ada untuk menyelesaikan persoalan bersama. “Komunikasi yang terbuka adalah kunci keharmonisan di lingkungan Polres Dharmasraya,” ujarnya.
