Kegiatan budaya ini juga mendapat dukungan penuh dari H. Andang Wahyu Triyanto, S.E., M.M., yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal.
Simbol Rasa Syukur dan Pemersatu Warga
Dalam kesempatan tersebut, Petinggi Desa Pendem, H. Nur Ismail, bersama perangkatnya menegaskan bahwa tradisi Kabumi adalah momen penting untuk menjaga nilai-nilai luhur desa.
“Kabumi ini adalah wujud syukur kita kepada Sang Pencipta. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melestarikan kesenian dan budaya agar tetap hidup di tengah masyarakat,” jelas H. Nur Ismail.
Beliau juga berharap agar tradisi ini dapat terus berjalan demi menjaga soliditas warga.
“Melalui Kabumi, kami ingin menjaga kebersamaan dan gotong royong. Ini adalah kekuatan utama masyarakat desa,” pungkas Bapak Petinggi.(zulia)
