“Penghargaan KPID ini adalah bentuk apresiasi terhadap semangat untuk terus menghadirkan tayangan yang mendidik dan mencerahkan. Kami berharap dapat memotivasi insan media untuk terus belajar, berinovasi, dan berdaya saing,” ujar Dhoni.
Ia menambahkan, dengan tema “Penyiaran Tangguh, Inovatif, dan Adaptif,” media penyiaran diharapkan tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga menjadi ruang edukasi publik terhadap isu-isu penting, mulai dari lingkungan, kesehatan, hingga kebudayaan lokal.
Menjaga Marwah dan Kualitas Penyiaran
Ketua KPID Jawa Tengah, Muhammad Aulia Assyahidin, menjelaskan bahwa anugerah penyiaran ini merupakan upaya konsisten pihaknya dalam menjaga martabat dan kualitas dunia penyiaran. Jawa Tengah diklaim sebagai satu-satunya provinsi yang rutin menyelenggarakan penghargaan bagi insan penyiaran setiap tahun.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menaikkan standar serta memperkuat karakter penyiaran di Jawa Tengah agar semakin maju dan unggul,” ungkap Aulia.
