Aturan pertandingan harus dipatuhi, tidak boleh menggunakan pukulan sembarangan,” tegas Muhrizun.
Tujuan dari lomba ini, lanjutnya, adalah untuk meningkatkan kesehatan jasmani sekaligus membangun silaturahmi dan sportifitas antar santri Ponpes di Kabupaten Magelang. Selain itu, lomba ini juga bertujuan untuk mencari potensi atlet santri yang dapat mewakili Kabupaten Magelang di kejuaraan yang lebih tinggi.
Para santri antusias mengikuti lomba, karena bermain voli plastik menawarkan tantangan tersendiri. Gerakan bola plastik yang sulit ditebak membuat permainan semakin menarik, dan pemain harus cermat dalam mengarahkan bola dengan berbagai variasi gerakan.
Lomba berlangsung di dua lapangan yang tersedia, dengan setiap tim bersaing ketat. Mereka dituntut untuk menunjukkan strategi dan teknik terbaik agar bisa meraih juara.
“Harapannya, para santri bisa berprestasi tidak hanya dalam mengaji dan membaca kitab, tetapi juga dalam bidang olahraga,” tutup Muhrizun.
Selain lomba voli plastik, Kemenag Kabupaten Magelang juga mendukung Pekan Olahraga Maarif (Porsema) 2024, termasuk cabang olahraga pencak silat dengan kategori terbaik piala Kemenag Kabupaten Magelang. (***)
