OKU Timur Raih UHC Award 2026 Kategori Madya, Bukti Nyata Layanan Kesehatan Tanpa Beban

Berita, Oku timur266 Dilihat

“Saat ini kepesertaan BPJS Kesehatan di OKU Timur sudah mencapai 98 persen. Ini berarti mayoritas warga sudah terlindungi. Fokus kami adalah memastikan tidak ada lagi warga yang takut berobat karena kendala biaya,” ujar Bupati Enos usai menerima penghargaan.

Solusi Bagi Warga Kurang Mampu

Bupati menegaskan bahwa skema JKN melalui kerja sama pemerintah daerah, provinsi, dan pusat menjadi tumpuan utama bagi warga kurang mampu. Dengan predikat UHC, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Antisipasi Dampak Pancaroba, Rutan Jepara Perkuat Imunitas Warga Binaan

 

“Ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjamin hak dasar kesehatan masyarakat. Kami mengapresiasi masyarakat yang telah aktif berpartisipasi, baik secara mandiri maupun yang dibiayai pemerintah,” tambahnya.

 

Dukungan Penuh BPJS Kesehatan

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan RI, Ali Ghufron Mukti, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Pemkab OKU Timur. Menurutnya, peran pemerintah daerah sangat krusial dalam mewujudkan target Sustainable Development Goals (SDGs).