Menanggapi hal itu, AKBP Hadi Kristanto menyambut hangat inisiatif tersebut. Ia menekankan bahwa sanksi pidana sedapat mungkin menjadi langkah terakhir (ultimum remedium).
“Saya ingin kita melakukan kerja nyata yang menyentuh masyarakat. Perbanyak komunikasi melalui fungsi Intelkam dan Binmas, terutama dalam pencegahan kekerasan seksual. Keamanan adalah tanggung jawab kolektif,” tegas Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menyatakan sikap terbukanya terhadap kritik dari pihak eksternal sebagai bahan evaluasi institusi. Ia mempersilakan LBH untuk melakukan kontrol sosial demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Jepara.
Pertemuan yang berlangsung hangat selama hampir satu jam di “Bumi Kartini” ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan melalui pendekatan proaktif dan kolaboratif.
Sumber : rill humas
Laporan : zulia
