Petani Bawang Merah Keluh Kesah Karena di Serang Janda Pirang

Yogyakarta,transnewss.com   –  Di kutip dari laman resmi dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo.

Pertanaman bawang merah di wilayah Kalurahan Srikayangan yang saat ini seluas sekitar 200 ha, memasuki awal bulan Oktober 2025 secara umum sudah berumur 35 HST. Pemerintah Kalurahan Srikayangan melalui Anggaran Dana Desa mendukung usaha tani terutama dalam pengendalian hama penyakit berupa fasilitasi agensiahayati. Selain itu Pemeritah Kalurahan Srikayangan selalu berkoordinasi dengan Gapoktan, P3A, petugas POPT dan Balai Peyuluhan Pertanian Kapanewon Sentolo.

Baca Juga :  Polsek Sosoh Buay Rayap Bantu Panen Jagung 2026, Dorong Ketahanan Pangan Desa Penantian

Pengendalian hama penyakit pada tanaman bawang merah dilakukan secara gerakan massal tingkat Gapoktan setiap seminggu sekali tiap hari rabu sampai menjelang panen. Antusias para petani dalam Gerakan massal pengendalian hama peyakit sangat luar biasa. Tingakt kehadiran petani lebih dari 300 petani.

Memasuki minggu pertama pada bulan Oktober 2024, tanaman bawang merah mulai terserang janda pirang. Diketahui hal tersebut pada hari Rabu 2 Oktober 2024 saat pelaksanaan Gerakan massal pengendalian menggunakan agensiahayati. Kemudian Koordinator BPP Sentolo, Petugas POPT, Petugas Balai Proteksi Tanaman Pertanian DPKP DIY, Pemerintah Kalurahan Srikayangan dan pengurus gapoktan berdiskusi untuk membahas rencana rembug tani membahas serangan janda pirang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *