Terlebih dalam situasi global yang saat ini sukar diprediksi, maka mencintai negeri adalah juga dengan memperkuat jalinan kesetiakawanan social, memperkuat persatuan dan solidaritas social, menghidupkan kembali nilai social persaudaraan sesama anak bangsa.
Proses perjuangan membangun bangsa senantiasa berbeda bentuknya dari tahun ketahun, hal ini terkait dengan perubahan lingkungan strategis bangsa Indonesia. Pada setiap masa akan berbeda tantangannya, peluangnya, kekuatannya dan keterbatasannya.
Terkait perkembangan zaman, apakah pahlawan harta milik masa lalu ? Apakah dimungkinkan muncul pahlawan saat ini mengingat koridor perjuangan fisik untuk mendirikan negara telah selesai dengan terbentuknya NKRI ? Tentunya pertanyaan itu sangat sempit jika dikaitkan bahwa lading perjuangan hanya pada saat pembentukan negara.
Meski tugas para pahlawan terdahulu telah selesai dan berhasil mewujudkan NKRI, maka berikutnya kita berharap muncul sosok pahlawan yang memberikan pencerahan, memberikan harapan dan melakukan tindakan terhormat membawa bangsa Indonesia mencapai kemajuan di berbagai bidang kehidupan. Itu semua dapat dilakukan oleh siapapun.
