Program tersebut tidak hanya memberikan pelatihan dan pendampingan wirausaha, tetapi juga menitikberatkan pada pengembangan literasi keuangan. Dengan bekal pengetahuan tersebut, diharapkan para purna ASN lebih memahami cara mengelola modal usaha mereka secara bijak.
Selain itu, Pemkab OKI bersama Bank Sumsel Babel juga memberikan akses kepada para pensiunan untuk mendapatkan sumber permodalan dari lembaga keuangan, baik perbankan maupun mikro.
Pendampingan yang diberikan dalam Program Purna ASN Mandira mencakup berbagai aspek kewirausahaan, mulai dari strategi pemasaran, manajemen usaha, hingga pengembangan jaringan bisnis. Pelatihan tersebut diadakan dengan tujuan untuk membekali para pensiunan dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha.
Pendampingan intensif tersebut diharapkan dapat membantu para purna ASN memahami cara menyusun rencana bisnis yang baik, melakukan analisis pasar, hingga mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Dalam hal tersebut, peran Pemkab OKI dan Bank Sumsel Babel sangat penting sebagai fasilitator yang mendukung kelancaran pelaksanaan program.
