Meskipun program tersebut menghadapi berbagai tantangan, seperti kesiapan mental para pensiunan untuk beralih menjadi wirausahawan, namun Pemkab OKI optimis bahwa melalui pendampingan yang baik, tantangan tersebut dapat diatasi. Asmar Wijaya juga menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
Melalui Program Purna ASN Mandira, Pemkab OKI dan Bank Sumsel Babel telah mengambil langkah nyata untuk memastikan bahwa masa purna tugas tidak menjadi akhir produktivitas, melainkan awal dari fase baru yang penuh peluang. “Tetap produktif di masa purna, itulah yang ingin kami wujudkan bersama,” tutup Asmar.
Dengan adanya Program Purna ASN Mandira, diharapkan para pensiunan ASN di Kabupaten OKI dapat menjalani masa pensiun dengan lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi bagi pengembangan ekonomi lokal yang lebih baik.(***)
