Ribuan Mangrove Ditanam di Pesisir Jepara untuk Atasi Abrasi dan Banjir Rob

Berita, Jawa Tengah205 Dilihat

 

 

Sementara itu, Bupati Witiarso Utomo menyampaikan bahwa penanaman mangrove ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga saat ia berkantor di Desa Menganti. Saat itu, sejumlah desa di Kecamatan Kedung melaporkan ancaman abrasi yang mengikis pantai dan mengancam pemukiman serta perekonomian warga.

 

 

“Ini salah satu solusi untuk mengatasi abrasi. Setelah ditanam, mangrove harus dijaga agar bisa tumbuh rimbun, karena manfaatnya sangat banyak,” pesan Bupati.

Baca Juga :  Tipu Calon Peserta Seleksi Rp900 Juta, Anggota Polri di Pemalang Dipecat dan Divonis 5 Tahun

Perluasan Upaya Pencegahan Abrasi
Upaya penanaman mangrove ini tidak berhenti di sini. Menurut Bupati, masih ada beberapa desa di Kecamatan Kedung yang terancam abrasi, seperti Tanggultlare, Kalianyar, Panggung, Bulakbaru, dan Surodadi.

 

 

Untuk itu, akan ada penanaman tambahan sebanyak 6.000 bibit mangrove pada Oktober 2025, sebagai bagian dari program “Mageri Segoro” yang dicanangkan oleh Gubernur Jawa Tengah. Rencananya, pada tahun 2026, Pemkab Jepara juga akan menanam 15.000 bibit mangrove yang merupakan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.