Selain perumahan komersil, sosialisasi ini juga berfokus pada pembangunan rumah subsidi khusus untuk personel Polri di wilayah Polda Sumsel. Rencananya, akan dibangun 622 unit rumah subsidi tipe 36 dengan luas tanah 7×12 meter persegi di atas lahan seluas 11 hektar.
Harga rumah subsidi ini dibanderol seharga Rp166 juta per unit. Untuk meringankan beban anggota, skema pembelian dapat melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan bantuan pinjaman uang muka dari ASABRI.
Polda Sumsel berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan perumahan bagi personel Polri dengan syarat dan ketentuan tertentu. Program ini memprioritaskan anggota dengan penghasilan pokok maksimal Rp7 juta per bulan bagi yang belum menikah dan Rp8 juta per bulan bagi yang sudah menikah.
“Kami berharap program ini dapat memenuhi kebutuhan perumahan yang layak bagi anggota Polri, sehingga mereka dapat menjalankan tugas dengan lebih tenang dan sejahtera,” ujar Kompol Eryadi.
Acara sosialisasi ini juga memberikan kesempatan bagi personel untuk bertanya langsung kepada pihak pengembang dan perbankan mengenai proses pengajuan KPR, persyaratan administrasi, dan skema pembayaran. Hal ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan kemudahan bagi anggota yang berminat memiliki hunian.(***)
