Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan respons awal personel kepolisian terhadap potensi Karhutla. Dengan sarana yang tersedia di satuan kewilayahan, personel diharapkan dapat segera melakukan tindakan awal ketika menemukan titik api sebelum kebakaran berkembang semakin luas.
Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., mengatakan modifikasi kendaraan dilakukan sebagai langkah proaktif untuk mempercepat respons personel di lapangan.
“Kami mengubah kendaraan dinas harian menjadi armada pemadam taktis agar personel di lapangan bisa langsung mengambil tindakan pertama sebelum api membesar dan merugikan masyarakat,” ujar AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., CPHR.
Menurutnya, keberadaan armada tersebut di tingkat Polsek juga diharapkan memperpendek waktu respons ketika terjadi titik api di wilayah yang jauh dari sumber sarana pemadaman.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat kesiapsiagaan jajaran Polres Musi Rawas dalam menghadapi potensi Karhutla, terutama pada wilayah yang memiliki karakteristik lahan dan akses yang membutuhkan respons cepat.
