Seorang warga setempat menyatakan keprihatinannya, “Kasihan, mas. Pedagang itu sudah keliling panas-panasan, malah ditipu. Semoga pihak berwenang segera turun tangan.” Kejadian ini mendorong perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk mengimbau warga, khususnya pedagang kecil, agar lebih teliti dalam setiap transaksi. Informasi mengenai cara membedakan uang asli dan palsu pun mulai disebarkan melalui grup WhatsApp dan media sosial lokal.
Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat belum memberikan pernyataan resmi. Namun, sumber internal mengonfirmasi bahwa laporan telah diterima dan aparat tengah menelusuri bukti rekaman video serta pelat nomor yang terekam.
Tips Sederhana Deteksi Uang Palsu:
Untuk meminimalisir risiko menjadi korban, masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa uang yang diterima dengan metode 3D:
.Dilihat: Perhatikan warna uang, benang pengaman, dan gambar watermark yang terlihat saat diterawang ke cahaya.
. Diraba: Rasakan tekstur kasar pada bagian tertentu, seperti tulisan nominal dan gambar utama, yang merupakan ciri khas uang asli.

