
“Komnas HAM menemukan adanya pembunuhan, penghilangan paksa, perampasan kebebasan, dan kemerdekaan fisik,” kata Anis saat dihubungi oleh Tempo, Senin, 21 Oktober 2024.
Ia menegaskan, kesimpulan Komnas HAM dari hasil penyelidikan menemukan terjadinya kejahatan terhadap kemanusiaan sehingga ketiga peristiwa tersebut masuk kategori pelanggaran HAM berat. “(Hasil penyidikan) sudah kami sampaikan ke Jaksa Agung,” kata Anis.
Pernyataan Komisioner Komnas HAM ini sekaligus membantah keterangan Yusril. Mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu mengatakan tragedi pada 1998 tidak termasuk kategori pelanggaran HAM berat. Ia bahkan menegaskan bahwa tidak ada kasus pelanggaran HAM berat di Tanah Air dalam beberapa puluh tahun terakhir.
