Danau Shuji: Dari Tempat Pembuangan Menuju Desa Wisata yang Menginspirasi

Sumsel33 Dilihat

Kolaborasi Menuju Kemandirian

Selama periode 2021 hingga 2025, PEP Prabumulih Field tidak hanya membantu pengelolaan sampah pada tahap awal, tetapi juga memberikan pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas pengelolaan wisata, hingga bantuan infrastruktur. Salah satu bantuan strategis yang diberikan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 8,72 kWp dengan baterai 10 kWh.

Baca Juga :  Gubernur dan Wagub Sumsel Ingatkan Komedian Lokal: Adaptif, Cerdas, dan Hindari Citra Negatif di Era Digital

Instalasi PLTS ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan, tetapi juga menjadi media edukasi bagi pengunjung mengenai pentingnya transisi energi.

Saat ini, program pendampingan telah selesai (exit program), dan Desa Wisata Danau Shuji telah berdiri secara mandiri. Danau yang dulu kumuh kini telah bertransformasi menjadi destinasi wisata populer yang dikunjungi masyarakat dari Muara Enim, Palembang, Lampung, Lubuk Linggau, Bengkulu, hingga Bangka Belitung.

Baca Juga :  Terima Audiensi BPS, Wagub Cik Ujang Imbau Masyarakat Sumsel Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Pengunjung dapat menikmati berbagai wahana seperti perahu dan sepeda air, bersantai di saung-saung tepi danau, serta mencicipi kuliner khas daerah.