Ia memberikan beberapa contoh konkret yang bisa dilakukan sesuai dengan bakat dan kemampuan masing-masing anggota. “Bagi yang mahir memasak bisa membuka usaha katering, yang pandai menjahit bisa membuka usaha jasa jahit, dan yang memiliki keahlian mengajar bisa membuka les privat,” jelas Ny. Fitri.
Pernyataan tersebut disambut dengan antusiasme tinggi oleh para peserta. Wajah mereka tampak berbinar-binar, menunjukkan ketertarikan untuk menjadi perempuan yang mandiri, berwawasan luas, dan kreatif sesuai dengan potensi diri.(zulia)
