“Informasi kami dapat direktur BUMD ikut serta dalam politik praktis dan terang-terangan berorasi pada saat deklarasi tim pemenangan salah satu calon Walikota,”ungkap Rahman.
Dalam aksi demo tersebut, Boni aktivis senior di bumi Sriwijaya yang juga telah dua kali mendampingi para aktivis Dari bumi Silampari untuk menyuarakan isu netralitas ASN memberikan kritik keras terhadap PJ Walikota Lubuklinggau. Dalam orasinya ia meminta Pj Gubernur untuk mengevaluasi kinerja Pj Walikota Lubuklinggau.
“Ketegasan netralitas ASN ada di tangan Pj walikota Lubuklinggau, Dalam hal ini kami bersama pemuda Silampari, meminta Pj Gubernur untuk dapat mengevaluasi dan mencopot Pj Walikota Lubuklinggau,”tegas Boni dalam aksinya.
Usai melakukan orasi masa langsung direspon Kasubag BUMD Pemprov Sumsel, Rizki Fairu Zabadi. Dihadapan ratusan massa Rizki menjelaskan bila Pemprov Sumsel sudah menerima surat pengunduran diri dari Direktur Linggau Bisa.
“Surat pengunduran dirinya sudah kita terima namun terkait pergantian direktur masih dalam proses. Yang jelas siapapun pejabat bila ia ASN maka wajib menjaga netralitas,” tegasnya singkat. (tim)
