Pada puncak peringatan HLH 2026 yang diselenggarakan PHR Zona 4, Direktur Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup Melda Mardalina menjelaskan bahwa timbulan sampah nasional pada 2026 mencapai sekitar 51,8 juta ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 73,93 persen masih belum terkelola secara optimal sehingga diperlukan keterlebatan aktif pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat untuk mempercepat perbaikan sistem pengelolaan sampah.
Budaya Kelola Sampah Lintas Sektor
Menjawab tantangan tersebut, perusahaan bersama Pemerintah Kota Prabumulih dan KLH mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor. General Manager Zona 4 Djudjuwanto menyampaikan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
“Aksi nyata dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia sepanjang bulan ini telah berhasil membuktikan bahwa kolaborasi pengelolaan lingkungan, baik yang bersifat kampanye lingkungan melalui edukasi pelajar, menimbulkan ide kreatif warga dalam pemeliharaan lingkungan, hingga upaya konservasi keanekaragaman hayati, bisa kita lakukan dengan baik dan lancar,” ujar Djudjuwanto pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Gedung Patra Ria, Prabumulih, Selasa (23/6/2026).
