Hari Bhayangkara ke-80: Polres OKU Rajut Toleransi Melalui Doa Bersama Lintas Agama

Berita, OKU111 Dilihat

Lima Pemuka Agama Pimpin Doa Bersama

Memasuki inti acara, suasana hening dan penuh penghayatan menyelimuti ruangan saat doa dipanjatkan secara bergantian oleh lima pemuka agama sesuai keyakinan masing-masing:

Islam: Dipimpin oleh Ketua MUI OKU, KH. Rachmat Sobekti

Hindu: Dipimpin oleh Wayan Sandia

Buddha: Dipimpin oleh Romo Iyang

Katolik: Dipimpin oleh Frater Aldo

Baca Juga :  Transformasi Layanan SPKT Polda Jateng: Bebas Pungli, Humanis, dan Banjir Apresiasi Warga

Kristen Protestan: Dipimpin oleh Pendeta Imanuel K.

Meski dilafalkan dalam tata cara yang berbeda, doa-doa tersebut membawa satu tujuan tunggal: memohon keselamatan, kedamaian, kesejahteraan bagi warga OKU, serta kelancaran tugas bagi segenap personel kepolisian.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polres OKU membuktikan bahwa keberagaman bukanlah pemisah, melainkan kekuatan bersama. Acara ditutup dengan tertib dan aman, meninggalkan pesan mendalam mengenai pentingnya nilai spiritualitas dan kebersamaan dalam mendukung situasi kamtibmas yang kondusif.(***)