Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya kehadiran masyarakat setempat serta banyaknya tempat hiburan di wilayah Banyumas.
“Pertambahannya sudah hampir mencapai 40 orang per bulan, sehingga mau tidak mau kita harus bergerak bersama untuk menanganinya,” pungkas Suwondo. (***)
