Kita akan melakukan berbagai upaya untuk mendorong investor agar lebih banyak datang ke Prabumulih, tentunya dengan kemudahan perizinan dan fasilitas yang mendukung,” jelas Fikri.
Dengan mengusung visi yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat, Fikri dan Syamdakir berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan kota Prabumulih.
Paslon terakhir, Ngesti dan Amin, yang tergabung dalam tim Ber-GEMA, mengusung visi “Prabumulih Prima Berkualitas Berkelanjutan” dan membawa 11 program yang dianggap telah sukses dijalankan oleh Ngesti selama dua periode sebelumnya sebagai Wali Kota Prabumulih.
Dengan rekam jejak yang sudah terbukti, paslon ini menawarkan kontinuitas dan pengembangan lebih lanjut terhadap program-program tersebut.
Beberapa program unggulan yang mereka tawarkan mencakup pemberdayaan perempuan dan perlindungan perempuan, yang dianggap penting dalam menciptakan masyarakat yang inklusif dan berdaya.
Ngesti juga menekankan perlunya inovasi baru dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur untuk mewujudkan Prabumulih yang berkualitas dan berkelanjutan.
