“Biarkan masyarakat menilai pilihan mereka. Debat ini adalah ruang bagi masyarakat untuk mengenal para paslon lebih jauh dan menentukan mana yang terbaik bagi masa depan Prabumulih,” ujar Marta.
Debat Pilkada Prabumulih kali ini memberikan ruang bagi setiap paslon untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja mereka secara langsung kepada masyarakat. Tiga paslon yang bertarung, yaitu Arlan-Franky, Fikri-Syamdakir, dan Ngesti-Amin, menawarkan pendekatan yang beragam, mulai dari pendidikan gratis, pemberdayaan ekonomi, hingga perlindungan perempuan.
Ajang debat ini diharapkan tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai panduan untuk menentukan pilihan terbaik bagi masa depan Prabumulih. Siapa pun yang akhirnya terpilih, harapannya adalah semua janji dan komitmen yang disampaikan dapat diwujudkan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Prabumulih.(adi)
