Menurut Yuniarsih saat ditemui di rumah sekaligus tempat produksi batik Qalesya, bahwa untuk batik jumputan jenis premium, menggunakan bahan halus primisima dengan pengolahan warna seperti degradasi dan untuk gambar juga harus disiapkan terlebih dahulu.
”Saya seneng dengan membuat batik jumputan, karena menurut saya ini adalah pengolahan warna seperti gradasi namun ini tantangan pengrajin untuk membuat batik jumputan yang memang premium, bahan yang saya gunakan bahan yang halus seperti primisima, terus siapkan gambar dulu dengan menggambar baru dikaitkan dengan produksi batik jumputan,”ujarnya Jumat,(11/10/2024).
Menurutnya membuat Batik Jumputan ini cukup mudah tinggal kreatifitasnya yang dimunculkan. “Cukup mudah membuatnya, tinggal kreasi kita sendiri dari membuat kain yang ada neker atau kelereng dan di tali, setelah itu baru dilakukan pewarnaan sesuai selera dan kreativitas kita sebagai pengrajinnya,”ujarnya.
Yanuasih menambahkan bahwa pewarnaannya juga gampang, dan proses pewarnaan itulah yang bikin indah karena pencampurannya.
