Penanganan Perlintasan Sebidang: Mengajukan dukungan pusat untuk menangani perlintasan sebidang di berbagai titik di Sumsel secara bertahap, baik melalui pembangunan flyover, underpass, penutupan lintasan rawan, hingga peningkatan fasilitas keselamatan.
Rehabilitasi Railbus Kertalaya: Membahas nasib aset Pemprov Sumsel berupa Railbus Kertalaya yang dulunya melayani mahasiswa Universitas Sriwijaya. Moda ini mangkrak sejak 2019 dan membutuhkan rehabilitasi menyeluruh agar kembali memenuhi standar keselamatan. Pemprov berharap ada arah perbaikan, pengadaan armada pengganti, atau opsi pendanaan dari Kementerian.
Cik Ujang menegaskan bahwa kemajuan sektor perkeretaapian membutuhkan kolaborasi erat antara Pemerintah Pusat, Pemda, BUMN, dan pemangku kepentingan terkait.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap berbagai program strategis perkeretaapian mendapatkan dukungan penuh dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian sehingga mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperkuat daya saing ekonomi daerah, serta menghadirkan layanan transportasi kereta api yang aman, andal, dan berkelanjutan,” tutupnya.(***)
