“Keberhasilan Prajurit Infanteri dalam mengusir penjajah tidak terlepas dari bantuan dan kekuatan rakyat. Oleh karena itu prajurit Infanteri, sebagai prajurit yang berasal dari rakyat harus senantiasa berjuang untuk kepentingan rakyat dan selalu bersama rakyat,” katanya.
Danpussenif berpesan dalam amanatnya, “Kepada seluruh prajurit Infanteri agar mengambil Lesson Learned dari peringatan Hari Juang Infanteri ini berupa sikap pantang menyerah, rela berkorban, militant, jiwa korsa serta kerja keras berbuat baik dan yang terpenting adalah Manunggal dengan rakyat,”.
Kita wajib menjadikan kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai pendorong pengabdian kita dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks khususnya dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(***)
Penrem 044/Gapo,
