“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami maknai sebagai ajang mempererat kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran tokoh lintas agama, Forkopimda, mahasiswa, dan berbagai unsur masyarakat menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan semangat toleransi dan gotong royong, kami optimis situasi kamtibmas di Jawa Tengah akan tetap aman, damai, dan harmonis,” pungkasnya.
Sumber : rill humas
Laporan : zulia
