Pelaku yang tersungkur kemudian dievakuasi ke rumah sakit dengan bantuan warga dan anggota TNI setempat, namun nyawanya tidak tertolong.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya pelaku dan menyayangkan peristiwa ini. Peristiwa ini juga telah kami laporkan langsung kepada Bapak Kapolda Sumatera Selatan,” tegas AKBP Endro Aribowo.
Komitmen Transparansi dan Imbauan
Pasca kejadian, Polres OKU memastikan proses penanganan dilakukan secara transparan.
Pemeriksaan Petugas: Tiga anggota Polres OKU yang terlibat dalam upaya penangkapan menjalani pemeriksaan intensif oleh Propam Polres OKU.
Audit Internal: Tim dari Propam, Ditintelkam, dan Itwasda Polda Sumsel telah turun ke Baturaja untuk melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh.
Kapolres OKU berkomitmen menangani kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku, baik terkait perusakan fasilitas negara maupun evaluasi tindakan petugas di lapangan.
“Kami pastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi, dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang,” pungkasnya.(ml)
