Puluhan Atlet Wonogiri Terpaksa Gigit Jari, Telat di Daftarkan Popda

Jawa Tengah193 Dilihat

Wonogiri, transnewss.com  – Puluhan atlet dari Wonogiri hanya berstatus sebagai penggembira pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) SD/SMP tingkat Provinsi Jawa Tengah 2024. Hal itu terjadi karena kesalahan teknis pendaftaran yang dilakukan oleh staf Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri.
“Iya (atlet dari Wonogiri hanya menjadi penggembira di Popda Jateng 2024),” kata Bupati Wonogiri Joko Sutopo kepada wartawan, Rabu (6/11/2024).

Baca Juga :  FTIK UIN Sunan Kudus, Kemenag, dan Komisi VIII DPR RI Gelar Forum "Ngopi" dan Penyaluran Bantuan di Jepara

Bupati yang akrab disapa Jekek itu mengatakan, permasalahan terjadi karena kesalahan teknis yang dilakukan oleh staf Disporapar. Saat mendaftarkan atlet dan cabor, ternyata sudah melewati masa registrasi. Sehingga para atlet Wonogiri tidak bisa mengikuti pertandingan seperti atlet lainnya.

“Pengakuan lupa (telat mendaftarkan atlet). Saya tidak bisa menerima alasan itu. Berarti ada fungsi kontrol yang tidak berjalan baik,” kata Jekek.

Baca Juga :  Sinergi Penegakan Hukum Berkelanjutan, PN Jepara Laksanakan Wasmat di Rutan Jepara

Ia menjelaskan dari 8 cabang olahraga (cabor) yang direncanakan ikut, ada 6 cabor yang tetap diberangkatkan. Ia pun lantas menanyakan ke Disporapar apakah 6 cabor yang bertanding itu memiliki hak dan fungsi yang sama dengan atlet lain. Ternyata, para atlet hanya berstatus penggembira alias tak bisa meraih juara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *