“Karena dalam PD PRT sudah diatur selama 1 periode pengurusan harus menggelar 1 kali konferensi kerja, kalo tidak ada konferensi kerja tidak tidak bisa menggelat konferensi kabupaten,” kata dia saat menyampaikan sambutan.
“Dan saya baru dua kali menghadiri konferensi kerja, yang lainnya saya wakilkan karena saya tidak mau menekan inovasi dan kreatifitas kawan semua dalam menentukan program apa saja yang akan dilakukan kedepan,” sambungnya.
Ia menambahkan, hasil dari konferensi kerja yang dilakukan akan menjadi rujukan pada konferensi kabupaten yang akan dilakukan selanjutnya, ia berharap seluruh peserta bisa serius dalam merumuskan setiap program yang akan dibuat.
“Saya berharap kawan-kawan serius, karena tolak ukur dalam mengukur kepengurusan dilihat dari amanah yang dituliskan atau digariskan konferkab sebelumnya, sehingga jangan sampai meremehkan apa yang sudah direncanakan dalam konferensi kerja,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wirahadi menyoroti masih minimnya wartawan yang bergabung dalam organisasi PWI, padahal jumlah wartawan ataupun media yang ada di daerah setempat cukup banyak.
