Wali Kota juga menyoroti sinergi yang terjalin antara Pemkot dan DPRD. Ia menyebut perbedaan pendapat selama pembahasan adalah dinamika demokrasi yang justru memperkaya kualitas dan ketepatan keputusan anggaran.
“Alhamdulillah, seluruh proses mulai dari kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS) hingga persetujuan bersama ini berjalan tanpa hambatan,” tambahnya.
Pijakan Pembangunan Kota
APBD 2026 yang telah disepakati ini diharapkan menjadi pijakan penting yang kokoh bagi percepatan pembangunan Kota Lubuklinggau di berbagai sektor. Wali Kota memastikan anggaran tersebut akan dikelola secara transparan dan akuntabel demi kesejahteraan seluruh masyarakat.(***)
